Konversi kilowatt (kW) ke volt-ampere (VA) secara instan menggunakan faktor daya
Mengonversi kilowatt (kW) ke volt-ampere (VA) sangat penting dalam teknik listrik dan sistem daya. Kilowatt mewakili daya aktif — pekerjaan aktual yang dilakukan oleh beban listrik — sementara volt-ampere mewakili daya semu — daya total yang disediakan oleh sumber, termasuk komponen aktif dan reaktif. Konversi memerlukan faktor daya (PF), yaitu rasio daya aktif terhadap daya semu. Kalkulator kW ke VA gratis kami memberikan konversi instan dan akurat untuk penentuan ukuran peralatan, transformator, dan generator.
Rumusnya adalah: VA = (kW × 1000) / PF, di mana VA adalah daya semu dalam volt-ampere, kW adalah daya aktif dalam kilowatt, dan PF adalah faktor daya (nilai antara 0 dan 1). Misalnya, beban 5 kW dengan faktor daya 0,8 memerlukan daya semu 5000 / 0,8 = 6250 VA. Faktor daya yang lebih rendah berarti daya semu yang lebih tinggi diperlukan untuk menyediakan daya aktif yang sama. Faktor daya menunjukkan seberapa efisien sistem listrik mengubah daya semu menjadi kerja yang berguna: PF 1,0 (satuan) efisien 100%; nilai yang lebih rendah menunjukkan kehilangan daya reaktif.
Konversi ini penting dalam banyak aplikasi: penentuan ukuran transformator dan generator untuk memastikan kapasitas yang memadai untuk beban aktif, desain sistem distribusi listrik dan unit UPS, perhitungan pemutus sirkuit dan konduktor, pemahaman perilaku motor dan beban induktif, dan perencanaan kapasitas daya untuk fasilitas komersial dan industri. Mengetahui cara mengonversi kW ke VA membantu Anda memilih peralatan berukuran tepat, menghindari kelebihan beban, dan mengoptimalkan efisiensi energi.
Kalkulator kami menerima kilowatt dan faktor daya sebagai input, menerapkan rumus VA = (kW × 1000) / PF, dan memberikan daya semu dalam volt-ampere. Baik Anda bekerja dengan motor, transformator, generator, sistem UPS, atau beban induktif atau kapasitif — kalkulator kW ke VA memberikan hasil yang akurat dan instan untuk desain dan analisis listrik Anda.
5 kW pada PF 0,8: VA = (5 × 1000) / 0,8 = 6250 VA. 10 kW pada PF 0,9: VA = (10 × 1000) / 0,9 = 11111 VA. 2 kW pada PF 1,0 (beban resistif): VA = (2 × 1000) / 1,0 = 2000 VA. 3,5 kW pada PF 0,85: VA = (3,5 × 1000) / 0,85 = 4118 VA. Motor 7,5 kW pada PF 0,75 memerlukan pasokan daya semu (7,5 × 1000) / 0,75 = 10000 VA.