Konversi tegangan (V) ke arus (A) dengan watt (I = P/V) atau hukum Ohm (I = V/R). Pilih perhitungan.
Mengonversi tegangan (V) ke arus (A) adalah perhitungan listrik dasar. Dua cara: (1) Volt ke ampere dengan watt: jika daya P (W) dan tegangan V diketahui, gunakan I = P / V. (2) Dengan ohm: jika V dan resistansi R (Ω) diketahui, gunakan I = V / R (hukum Ohm). Kalkulator kami mendukung kedua mode.
Dengan watt: I = P / V. Mis. 2300 W pada 230 V → I = 10 A. Dengan ohm: I = V / R. Mis. 12 V pada 24 Ω → I = 0,5 A. Arus adalah aliran muatan; tegangan beda potensial. Dalam rangkaian resistif V = I × R, jadi I = V / R.
Mode watt: ketika daya perangkat (mis. lampu 100 W pada 230 V) diketahui dan arus dibutuhkan. Mode ohm: tegangan pada resistor dan nilainya (LED, pemanas, rangkaian resistif). Keduanya membantu memilih sekring dan kabel.
Pilih «Volt ke ampere dengan watt» atau «dengan ohm», masukkan tegangan dan watt atau ohm, hitung. Hasil dalam ampere. Gratis, tanpa registrasi.
Dengan watt: 230 V, 1150 W → I = 5 A. 120 V, 1440 W → I = 12 A. Dengan ohm: 24 V, 48 Ω → I = 0,5 A. 230 V, 46 Ω → I = 5 A. Lampu 60 W pada 120 V: I = 0,5 A. Baterai 12 V, 6 Ω: I = 2 A.