Ubah daya (W) menjadi arus (A) untuk DC, fase tunggal, dan tiga fase dengan tegangan dan faktor daya
Mengubah daya dalam watt (W) menjadi arus dalam ampere (A) adalah perhitungan listrik dasar. Rumusnya tergantung pada jenis sistem: DC, fase tunggal, atau tiga fase. Untuk DC: I = P / V. Untuk fase tunggal: I = P / (V × PF), di mana PF adalah faktor daya. Untuk tiga fase: I = P / (√3 × V × PF), dengan V sebagai tegangan line-to-line. Kalkulator Watt ke Ampere gratis kami mendukung ketiga mode dan memberikan hasil instan dan akurat untuk ukuran sirkuit, pemilihan pemutus, dan analisis beban.
Arus searah (DC) tidak memiliki faktor daya; arus adalah daya dibagi tegangan. Sistem fase tunggal dan tiga fase sering memiliki beban reaktif (motor, balast), sehingga arus semu lebih tinggi dari arus aktif. Faktor daya (0–1) mewakili rasio daya aktif terhadap semu. Pada tiga fase, faktor √3 (≈ 1,732) memperhitungkan hubungan fase antara tegangan line-to-line dan besaran fase. Tegangan umum: 120 V, 230 V, 240 V (fase tunggal); 400 V, 480 V (tiga fase line-to-line).
Konversi ini digunakan untuk: ukuran pemutus sirkuit dan sekring, pemilihan ukuran kabel untuk beban tertentu, penghitungan arus dari daya perangkat, desain jaringan distribusi, dan audit energi. Baik untuk beban DC (baterai, solar), fase tunggal perumahan, atau tiga fase industri, mengubah watt menjadi ampere sangat penting untuk desain listrik yang aman dan sesuai.
Kalkulator kami memungkinkan Anda memilih DC, fase tunggal, atau tiga fase. Masukkan watt dan tegangan; untuk AC, faktor daya (default 0,8). Hasilnya dalam ampere (A). Tanpa registrasi. Untuk siswa, teknisi listrik, dan insinyur, kalkulator Watt ke Ampere memberikan hasil akurat untuk semua jenis sistem umum.
DC: 1200 W pada 120 V → I = 1200 / 120 = 10 A. Fase tunggal: 1840 W pada 230 V, PF 0,8 → I = 1840 / (230 × 0,8) = 10 A. Tiga fase: 8,83 kW pada 400 V, PF 0,85 → I = 8830 / (√3 × 400 × 0,85) ≈ 15 A.